
Warta Lestari Indonesia. Permasalahan banjir, longsor, kekeringan, perubahan iklim mikro dan degradasi lahan merupakan proses degradasi lingkungan yang paling berbahaya didunia jawaban mutlaknya adalah dengan menanam pohon. Pohon mempunyai peranan yang sangat vital bagi hidup dan kehidupan kita manusia dan mahluk hidup lainnya, adanya pohon memberikan mamfaat meredam dampak emisi karbon dan gas rumah kaca yang merupakan penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim, adanya keberadaan pohon memberikan mamfaat sumbangsih terbesar pada ketersedian oksigen karena pohon sebagai produsen/penghasil oksigen, pohon menjadi habitat/tempat tinggal beberapa jenis hewan, adanya keberadaan pohon /kawasan hutan mampu menjadi area resapan air yang efektif untuk mencegah terjadinya banjir, pohon dapat mencegah pengikisan tanah dan dapat menggurangi sedimen masuk keair permukaan atau sungai, pohon sebagai filter udara yang dapat menggurangi jumlah polusi udara, adanya pohon dengan akarnya akan menyerap air dalam tanah sehingga menyimpan atau sebagai bank air menjaga ketersedian cadangan air, dan adanya keberadaan pohon dapat mengendalikan suhu disekitarnya agar tetap sejuk.
Masyarakat kabupaten Lahat patut berbangga akan wujud nyata pemerintah kabupaten Lahat terkhusus Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat sebagai garda terdepan secara konsisten menjaga keberlangsungan pembangunan yang tetap mengedapankan aspek/wawasan lingkungan hidup dengan upaya nyata melakukan penanaman pohon diseputaran area kabupaten Lahat. Menanam pohon membutuhkan kesadaran, kesabaran, tanggung jawab dan rasa kepedulian untuk memberikan ”Legacy” yang sangat positif bagi generasi yang akan datang sebagai penerus tongkat estafet dalam menghuni “Bumi Seganti Setungguan” Kabupaten Lahat yang kita sayangi.
Dalam beberapa tahun ini kita sering menjumpai penanaman pohon diarea Kabupaten Lahat yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat yang dikomandoi langsung oleh Eddi Adwar .ST.MM. kabid Tata Lingkungan dinas lingkungan hidup bersama timnya, Alhasil banyak sudah tanaman-tanaman yang ditanam mulai tumbuh dan besar, buah dari ketekunan, kerja keras dan kepedulian untuk mewujudkan kabupaten Lahat yang green/lestari.
Eddi Adwar.ST.MM. ”menyampaikan giat penanaman pohon yang dilakukan dimulai dari tahun 2023 sampai sekarang, lokasi penanaman disekitaran Kapling Blok E, Plaza Lematang, Bendungan Lematang, sempadan jalan Bandar Agung, sempadan jalan Maggul, sempadan jalan arah Jati, perumas slawe, sempadan jalan Lahat tengah dan area dalam kota Kabupaten Lahat. Jenis tanaman yang ditanam tabubuya (kuning,ungu dan putih), tanaman kelengkeng, pete, mahoni, jambu dan alpukat. Tanaman yang sudah tertanam sekitar 10 ribuah pohon tersebar diarea Kabupaten Lahat, kita mengharapkan Kabupaten Lahat hijau (green), sejuk sehingga menjadi Legacy/warisan bagi generasi yang akan datang dan semoga apa yang kami lakukan menjadi motivasi buat kita semua untuk hidup bijak dan peduli terhadap lingkungan hidup, kita Akhiri tahun 2025 dengan menanam dan akan kita mulai tahun 2026 dengan melanjutkan kembali penanaman ujarnya mengkhiri”
Disambanggi dikediamannya, Salah satu penggiat lingkungan hidup Kabupaten Lahat Hendri.Supriyadi.SE. atau yang biasa dipanggil bung Hen menyampaikan akan pentingya keberadaan pohon bagi keseimbangan hidup dan kehidupan, berkaca dari bencana ekologi yang melanda Saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh yang memperlihatkan betapa banyaknya gelondongan kayu-kayu yang besar berserakan dalam peristiwa itu, memberikan gambaran bahwa banyaknya pohon-pohon yang ditebang tanpa mempertimbangkan dampak dari akibat penebangan pohon tersebut yakni banjir dan longsor, dikerenakan hilangnya kawasan resapan, area penyangga yakni kawasan pohon atau hutan. Hilangnya kawasan pohon/hutan memberikan reaksi balik dari kawasan turunannya seperti pemukiman, desa atau area dihilirnya, banyaknya korban jiwa, infrastruktur yang porak-poranda yang dihantam air dan lumpur dan gelondongan kayu-kayu yang ikut tersapu memberikan isyarat bahwa kita harus bijak menghuni bumi ini. Rasa duka cita yang mendalam buat saudara-saudara kita yang tertimpa musibah semoga peristiwa/bencana ekologi ini menjadi pelajaran buat kita semua.
Bung Hen menambahkan ditahun 2024 pernah diberikan reward penghargaan sebagai salah satu Aktivis Penggiat Lingkungan Hidup oleh Bupati Lahat, karenanya sebagai salah satu bagian dari masyarakat Kabupaten Lahat, ini menjadi motivasi untuk tetap berkontribusi mewujudkan Kabupaten Lahat tetap lestari. Dipenghujung tahun 2025 yang sebentar lagi akan berganti saya juga bangga terhadap upaya nyata Pemkab Lahat yang terus konsisten melakukan penanaman pohon melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat terkhusus kabid Tata Lingkungan Eddi Adwar.ST.MM dan timnya ”Apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kami ucapkan atas dedikasi dan legacy buat masa depan yang green. Salam Lestari.